Kamis, 22 September 2011

SUKU PYCNONOTIDEA ( CUCAK-CUCAKAN )


BURUNG
SUKU PYCNONOTIDEA ( CUCAK-CUCAKAN )

Suku ini menyebar Besar di Asia dan Afrika. Memiliki Ciri sayap pendek, ekor agak panjang, dan paruh ramping. Mempunyai bulu yang halus dan lembut, beberapa jenis tertentu berjambul tegak. Burung jantan dan betina sangat mirip dan hanya memiliki perbedaan yang sangat tipis, kebanyakan mempunyai warna bulu yang buram dengan pola warna kuning, jingga, hitam dan putih.


Burung cucak-cucakan terutama merupakan burung pemakan buah-buahan serta serangga, burung ini memiliki sifat yang sangat percaya diri dengan gaya dan kicauan yang sangat ramai serta sangat musical pada beberapa jenis tertentu. Lebih cenderung hidup di pohon dan membuat sangkar berbentuk mangkuk yang tidak rapi, serta tidak ditemukan burung migrant dalam suku ini. Suku ini terdiri dari ( CUCAK, MERBAH, EMPULOH dan BRINJI ).
Ctt : I => Inggris, M => Mayalsia, Keterangan Mudah2-an akan selalu di UpDate.



CUCAK RAWA ( Pycnonotus zeylanicus ) I : Straw-headed Bulbul; M : Barau-barau

Nama Pasaran : Cucak Rowo ( Jawa )

Keterangan
Berukuran besar ( 28 cm ), berkepala pucat dengan kumis hitam mencolok. Mahkota dan telinga jingga jerami, punggung cokelat zaitun dan bercoret putih. Sayap dan ekor cokelat kehijauan, dagu dan tenggorokan putih. Dada abu-abu bercoret putih, perut abu-abu, tungging kuning, Iris mata kemerahan, paruh hitam, kaki cokelat gelap.

Suara
Keras, jelas, beralun, turun naik sembarangan, tetapi berirama baku, sahut menyahut atau seperti dalam koor.

Penyebaran Global
Semenanjung Malaysia dan Sunda Besar.

Penyebaran Lokal dan Status
Di dataran rendah dan perbukitan Sumatera ( termasuk Nias ) dan Kalimantan, sekarang masih tersebar luas walaupun dulu lebih umum. Di jawa terbatas di bagian barat sampai ketinggian 800 m, tetapi sekarang sangat jarang. Digemari sebagai burung peliharaan karena pandai berkicau.

Kebiasaan
Mengunjungi hutan sekunder dan pinggiran hutan, sering tinggal di lahan basah yang penuh semak belukar. Dekat sungai atau rawa. Agak pemalu, tidak mencolok dan tebih tedengar suaranya dari pada terlihat bentuknya

CUCAK KERINCI ( Pycnonotus leucogrammicus ) I : Cream-Striped Bulbul


Keterangan
Berukuran sedang ( 18 Cm ), berwarna coklat zaitun dengan bulu bercoretkan putih mencolok, Sayap dan ekor hijau zaitun, jambul lebat dan agak membulat. Pinggir kepala dan dada coklat zaitun, bercoretkan putih. Tenggorokan dan perut Putih, penutup ekor bawah berwarna kuning, iris kuning, paruh kehitamanan, kaki kehitaman.

Suara
Ramai, dengan suara saling memanggil yang meletup-letup.

Penyebaran Global
Endemik di Sumatera.

Penyebaran Lokal dan Status
Terbatas di hutan-hutanperbukitan dan pegunungan Bukit Barisan, Sumatera, umum terdapat pada ketinggian antara 800-1.200 m ( di gunung Kerinci tercatat hingga ketinggian 1.900 m )

Kebiasaan
Seperti halnya cucak-cucakan lain. Menyukai pegunungan bawah dan hutan sekunder yang rapat serta perkebunan kopi.

CUCAK MUTIARA ( Pycnonotus tympanistrigus ) I : Spot-nacked Bulbul


Keterangan:
Berukuran kecil ( 16 Cm ), tanpa jambul, berwarna coklat zaitun. Mahkota coklat zaitun gelap, tungging sayap dan ekor kehijauan; kekang dan tenggorokan keputih-putihan. Kulit di sekitar mata hitam, penutup telinga kuning. Tubuh bagian bawah berbintik coklat dan putih dengan garis-garis kuning zaitun pada penutup ekor bawah. Burung ini persis seperti Cucak Rawa dengan postur yang kecil.

Suara:
Nada ganda “tdip-diiw” dengan nada pertama lebih tinggi dan berulang-ulang.

Penyebaran global: Endemik Sumatera.

Penyebaran Lokal dan Status:
Tidak umum terdapat di hutan perbukitan Sumatera, antara ketinggian 600-900 m. Tercatat di pegunungan Bukit Barisan selatan sampai gunung Kerinci hingga lebih ke selatan sampai Gunung Dempu.

Kebiasaan:
Lebih menyukai hutan sekunder dan lapisan bawah di pinggir hutan.

CUCAK SAKIT-TUBUH ( Pycnonotus melanoleucos ) I : Black-and-White Bulbul



CUCAK KURICANG ( Pycnonotus atriceps ) I : Black-headed Bulbul; M : Merbah Siam



CUCAK KUNING ( Pycnonotus melanicterus ) I : Black-crested Bulbul; M : Merbah Jambul Hitam


CUCAK BERSISIK ( Pycnonotus squamatus ) I : Scaly-breasted Bulbul; M : Merbah Bersisik


CUCAK KELABU ( Pycnonotus cyaniventris ) I : Grey-bellied Bulbul; M : Merbah Abu-abu


CUCAK CAMBANG-MERAH ( Pycnonotus jocosus ) I : Red-whiskered Bulbul; M : Merbah Telinga Merah


CUCAK KUTILANG ( Pycnonotus aurigaster ) I : Sooty-headed Bulbul; M : Merbah Suti


Nama Pasaran :
Kutilang
Cangkurileung ( Sunda )
Gentilang ( Jawa )

CUCAK RUMBAI-TUNGGING ( Pycnonotus eutilotus ) I : Puff-backed Bulbul


CUCAK GUNUNG ( Pycnonotus bimaculatus ) I : Orange-spotted Bulbul


MERBAH GUNUNG ( Pycnonotus flavescens ) I : Flavescent Bulbul


MERBAH CERUKCUK ( Pycnonotus goiavier ) I : Yellow-vented Bulbul; M : Merbah Kapur


Nama Pasaran
Trucuk
Jog-jog ( Sunda )

Keterangan
Berukuran Sedang ( 20 Cm ), berwarna coklat dan putih dengan tunggir kuning khas, Mahkota coklat gelap, alis putih, kekang hitam. Tubuh bagian atas coklat. Tenggorokan, dada, dan perut putih dengan coretan coklat pucat pada sisi lambung. Iris coklat, paruh hitam, kaki abu-abu merah jambu.

Suara
Sedang Berulang “jok…jok….jok”, beralun turun naik sembarang, berirama baku dan menyahut.

Penyebaran Global
Asia Tenggara, Filipina, Semenanjung Malaysia, Sunda Besar, dan Lombok.

Penyebaran Lokal dan Status
Umum terdapat sampai ketinggian 1.500 m, di sumatera ( termasuk pulau-pulau bagian timur ), Kalimantan, Jawa dan Bali.

Kebiasaan
Membentuk kelompok, sering berbaur dengan burung cucak-cucakan yang lain. Berkumpul ramai-ramai di tempat bertengger. Menyukai habitat terbuka, tumbuhan sekunder, tepi jalan, kebun, dan lebih banyak menghabiskan waktu untuk makan di atas tanah dibandingkan dengan cucak-cucakan yang lain.

MERBAH BELUKAR ( Pycnonotus plumosus ) I : Olive-winged Bulbul; M : Merbah Belukar


Nama Pasaran : Kapas Tembak

Keterangan
Berukuran sedang ( 20 Cm ), berwarna cokelat keabu-abuan, buram dengan mata merah dan sayap berwarna zaitun. Tubuh bagian atas kehijauan, dagu dan tenggorokan keputih-putihan, penutup telinga bercoretkan keputih-putihan. Tubuh bagian bawah rapi bercoretkan kuning tua, bawah ekor coklat kuning. Perbedaan dengan merbah corok-corok yaitu ukuran yang lebih besar, terlihat lebih kehijauan dan mata merah ( pada remaja coklat ), iris merah, paruh hitam, kaki coklat.

Suara
Berkicau penuh melodi, mengalun dan berkesan kicauan yang kalem, mirip suara merbah cerukcuk, tetapi suaranya seperti terpotong-potong dan lebih jelas dibagi-bagi dalam frase-nya.

Penyebaran global
Semenanjung Malaysia, Palawa dan Sunda Besar.

Penyebaran Lokal dan Status
Di Sumatera ( termasuk pulau-pulau disekitarnya ) dan Kalimantan, umum terdapat di hutan dataran rendah hingga ketinggian 300 m, Di Jawa terutama Jawa Barat dan Jawa Timur hingga ketinggian 800 m, juga terdapat di bawean. Di Bali tidak tercatat.

Kebiasaan
Sering mengunjungi pinggir hutan, perkebunan dan lahan dengan sedikit pepohonan. Umumnya hidup sendirian atau berpasangan, pada tajuk tengah dan atas.

MERBAH COROK-COROK ( Pycnonotus simplex ) I : Cream-vented Bulbul


MERBAH MATA-MERAH ( Pycnonotus brunneus ) I : Red-eyed Bulbul; M : Merbah Mata Merah


MERBAH KACAMATA ( Pycnonotus erythrophthalmos ) I : Spectacled Bulbul


EMPULOH RAGUM ( Alophoixus ochraceus ) I : Ochraceous Bulbul


EMPULOH JANGGUT ( Alophoixus bres ) I : Grey-cheeked Bulbul


EMPULOH IRANG ( Alophoixus phaeocephalus ) I : Yellow-bellied Bulbul; M : Merbah Perut-Kuning


BRINJI RAMBUT-TUNGGIR ( Tricholestes criniger ) I : Hairyi-backed Bulbul


BRINJI BERGARIS ( Ixos malaccansis ) I : Streaked Bulbul


Keterangan
Berukuran Sedang (22 cm), berwarna zaitun gelap, tanpa jambul dengan dada abu-abu, burik putih, dan perut serta tunggir putih, Berbeda dari brinjai gunung oleh tidak adanya jambul, tidak ada burik di mahkota dan tunggir putih tidak kuning. Iris coklat mata kemerahan, paruh gadung, kaki merah jambu.

Suara
Kicauan nyaring “kajii,ka-jii,kajiii,jiuuuui” berubah menjadi getaran merdu bernada rendah.

Penyebaran Global
Semenanjung Malaysia, Sumatera dan Kalimantan.

Penyebaran Lokal dan status
Burung yang kadang-kadang ditemukan dihutan dataran rendah hingga ketinggian 900 m di Sumatera, dan sampai ketinggian 1.200 m di Kalimantan.

Kebiasaan
Hidup dalam kelompok kecil di tajuk hutan yang tinggi.

BRINJI GUNUNG ( Iole virescens ) I : Sunda Bulbul


BRINJI KELABU ( Hypsipetes flavala ) I : Ashy Bulbul

Bahan diambil dari Buku Burung-Burung di Sumatera, Jawa Bali dan Kalimantan ( penerbit Puslitbang Biologi - LIPI ) & Kicaumania.com

0 komentar:

Poskan Komentar

 
;