Senin, 10 Oktober 2011

Pecinta Burung Kenari



Burung Kenari (Serinus canaria) adalah burung kicau yang sangat banyak penggemarnya. Selain warnanya yang indah dan beragam, suara kicau burung ini pun indah, sehingga bagi sebagian orang dapat sebagai penghilang stress setelah penat bekerja.

Burung Kenari sangat mudah sekali beradaptasi, burung ini sangat mudah untuk menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan, sehingga burung ini tidak mudah stress dan juga mudah jinak kepada manusia. Hampir semua jenis Kenari senang berkicau, meskipun mungkin tidak terus berkicau sepanjang waktu. Kicauan ini selain untuk menghibur dirinya sendiri juga untuk menarik burung kenari lainnya. Kicauan burung kenari lebih dominan pada burung Kenari jantan daripada yang betina. Burung ini bukan burung sosial alias burung ini akan lebih bahagia apabila dijadikan burung peliharaan tunggal. Burung ini  memiliki umur yang lumayan panjang, di alamnya burung kenari dapat bertahan hidup kurang lebih 10 tahun.

Memelihara burung kenari tidak terlalu merepotkan, burung ini tidak butuh banyak perhatian. Sehingga memelihara burung ini sangat cocok dan dianjurkan bagi pecinta burung kicau yang masih pemula.

Perawatan Burung Kenari
1. Makanan Burung  
Makanan untuk burung Kenari adalah campuran biji bijian segar. Kita dapat dengan mudah menjumpainya di pasaran dengan berbagai merk, biasanya produsen juga telah menambahkan vitamin pada produknya yang cocok buat burung kenari kita. Alternatif makanan nya selain biji bijian adalah pelet khusus untuk kenari, yang mengandung protein lebih banyak daripada biji bijian, tetapi apabila tidak dilatih untuk makan pelet terkadang burung kenari tidak akan menyetuh pelet tersebut, tetapi ada sebagian orang yang tetap menyediakan pelet di sangkar selain campuran biji bijian.

2. Makanan Tambahan
Selain makanan utama diatas kita juga perlu menambahkan beberapa variasi makanan untuk membuat kenari kita bertambah gembira, makanan tambahan yang biasanya diberikan pada burung kenari adalah :
  • Sayuran atau buah, yang diberikan secara bergantian. Burung kenari sangat suka dengan sayuran dan buah seperti sawi putih, selada air, wortel, kangkung, ketimun, anggur, apel, pear juga melon.Kenari yang diberikan tambahan variasi makanan ini akan bertambah senang dan akan tambah sering untuk berkicau.
  • Protein Tambahan berupa kroto dan telur puyuh, pemberian protein tambahan ini biasanya diberikan 2 kali seminggu atau minimal sekali seminggu, pemberian protein tambahan dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan dan daya tahan burung kenari.

3. Suplemen dan Vitamin
Terkadang bagi pecinta burung Kenari pemberian makanan biasa saja tidak cukup, jadi untuk menambah performa dan vitalitas Burung Kenari mereka, biasanya mereka memberikan tambahan suplemen dan vitamin. Dengan harapan burung Kenari dapat lebih cepat berkicau dan suara yang dikeluarkan lebih keras, panjang dan merdu.
  • Canary Song Suplement yang bertujuan untuk membantu perkembangan pita suara, suplemen jenis ini di produksi dalam bentuk cair dan padat. Pemberiannya dapat sekali seminggu dengan cara di campurkan pada air minum atau makanannya.
  • Vitamin. Sebagian besar makanan kenari yang dijual dipasaran telah ditambahkan vitamin. Namun kadangkala ada pecinta burung yang meracik biji bijiannya sendiri sehingga untuk menambahkan vitamin dapat dicampurkan pada air minum atau makanannya.
  • Kalsium dan Mineral. Untuk memenuhi kebutuhan akan kalsium dan mineral biasanya burung kenari diberikan asupan kalsium dan mineral tambahan, biasanya dikenal dengan nama asinan, asinan ini adalah tulang sotong yang dikeringkan. Pemberian asinan bertujuan untuk menguatkan paruh dan mineral yang terkandung dalam asinan dapat membantu pencernaan.
4. Air Segar
Semua makhluk hidup membutuhkan air begitu pula dengan burung kenari. Selalu sediakan air di sangkar. Air yang digunakan untuk minum ini harus bersih dan segar oleh karenanya harus diganti setiap hari. Air yang digunakan adalah air tawar dapat berupa air mineral kemasan atau air sumur.

5. Tempat Mandi
 Sediakan sebuah tempat mandi bisa berupa piring kecil atau wadah khusus yang cukup lebar dengan tinggi kurang lebih 2 - 3 cm. Burung Kenari perlu mandi setidaknya 2 - 3 kali seminggu atau setiap hari pada musim panas. Jangan sering memandikan burung dengan cara disemprot karena burung kenari seringkali merasa tidak nyaman. Biarkanlah Burung kenari anda mandi sendiri.

6. Sangkar untuk Kenari
  • Sangkar harian untuk burung kenari haruslah cukup besar sehingga burung dapat bergerak leluasa, dengan ukuran lebar dan tinggi kurang lebih 40 cm, dilengkapi dengan wadah makan, minum dan wadah kusus untuk mandi. Sangkar burung ini dianjurkan terbuat dari kawat atau besi, karena sangkar kayu atau bambu lebih rentan terhadap pertumbuhan bakteri dan jamur.
  • Sangkar kenari yang baik adalah yang panjang bukan yang tinggi, sangkar yang panjang memudahkan burung kenari untuk dapat mengepakkan sayapnya dengan terbang kecil di dalam sangkar dari ujung sangkar satu ke ujung lainnya. Panjang yang ideal berkisar 60 - 70 cm.
  • Sediakan minimal 2 kayu tenggeran di dalam sangkar dengan ukuran diameter 1 - 1,5 cm.
  • Tempatkan sangkar burung kenari di tempat yang tinggi dengan sirkulasi udara yang bagus dan tidak terkena sinar matahari langsung.
  • Bersihkan sangkar setiap hari  entah pagi atau sore untuk menjaga kebersihannya agar burung kenari tetap merasa nyaman dan selalu sehat.

Tips ternak kenari bagi pemula

Dalam beternak kenari ada beberapa faktor yang harus diperhatikan yaitu usia kenari, jenis kelamin, sarana penunjang ternak dan ilmu tentang ternak.

Usia Kenari

Usia menjadi faktor penentu berhasil atau tidaknya dalam beternak kenari, usia yang terbaik dalam beternak adalah jangan terlalu muda atau jangan terlalu tua. Kenari siap ternak minimal 6 bulan untuk kenari betina dan 8 bulan untuk kenari jantan, tetapi untuk kenari besar seperti Yorkshire dan turunannya sedikit lambat birahi minimal usia 1 tahun.

Jenis kelamin

Anda sebagai peternak harus menguasai ciri-ciri kenari jantan atau betina, dalam menentukan jenis kelamin kenari cukup sulit bagi pemula tetapi bagi hobis senior sangat mudah menentukannya mereka cukup melihat dari postur tubuh kenari walaupun dalam kasus tertentu Kadang-kadang ada kenari yang sangat sulit ditentukan jenis kelaminnya.
Adapun cirinya yaitu :
  1. Kenari jantan diusia muda ± umur 1.5 keatas sudah mulai belajar bunyi / ngriwik.
  2. Ukuan tubuh / bodi jantan cenderung ramping (memanjang), leher agak panjang, jika betina bodi kelihatan agak bulat.
  3. Anus jantan bila dilihat ( dengan cara ditiup agar bulu disekitar tidak menghalangi) menonjol tegak lurus /vertikal, jika betina sebaliknya / horisontal.
  4. Jantan dewasa berbunyi nyaring dan nge roll.

Sarana Penunjang dalam beternak

Kadang-kadang kita dalam beternak tidak terlalu memperhatikan hal-hal kecil seperti posisi kandang ternak, lingkungan kandang ternak dan saran penunjangnya. Jika hal-hal tersebut kurang diperhatikan akan mengakibatkan kekesalan di kemudian hari. Penempatan yang terbaik yaitu sangkar atau kandang ternak menempel ke dinding disamping kiri dan kanan sangkar ditutup. Sangkar ternak di tempatkan di daerah yang bebas dari gangguan serangga atau binatang lainnya seperti tikus, cicak dll.




Untuk menghindari dari serangan serangga seperti semut daerah sekeliling sangkar yang menempek ke tembok di kelilingi dengan kapur bagus (kapur ajaib). Jika kandang ternak besar menggunakan kaki maka kaki-kakinya diolesi oli. Sedangkan pengganggu utama selain semut yaitu tikus, tikus sebetulnya hanya mengambil makanan kenari hanya kalau melihat kenari lengah ya di hajar juga dan kejadian ini
sering sekali dialami oleh hobis. Dengan penempatan sangkar di dinding diharapkan bisa meminimalkan serangan tikus hanya kadang-kadang tikus juga pintar mencari celah untuk itu anda harus hati-hati dalam penempatan kandang yang terbaik sich menggunakan kandang aluminium.

Proses penjodohan

Jika anda sudah mempunyai sepasang kenari dengan usia siap ternak proses selanjutkan yaitu proses  penjodohan. Proses penjodohan yaitu kenari jantan dan betina di tempatkan pada sangkar yang berbeda, dan kedua sangkar tersebut ditempatkan saling berdekatan. Dalam hal ini banyak new comer (peternak pemula) yang tidak sabar menjalani proses penjodohan mereka
langsung masukin jantan dan betina kedalam satu kandang.

Dengan adanya proses penjodohan anda akan mengetahui kesiapan kenari tersebut, jika belum jodoh langsung dimasukan ke dalam satu sangkar akibatnya kedua kenari tersebut bisa berantem. Apabila terjadi perkelahian diantara keduanya dan salah satu kenari ada yang kalah maka waktu penjodohan akan lama lagi, terutama jika yang kalah kenari jantan proses penjodohan semakin lama karena anda harus mengkondisikan si jantan agar berani mendekati betinanya.

Ada beberapa tip untuk meningkatkan birahi yaitu :
Kenari di beri makanan yang bergizi tinggi seperti telor puyuh, multivitamin dll, Dijemur setiap pagi. Pada saat menjemur dan proses penjodohan sangkar jantan dan betina digandengkan terus menerus, kalau ada jantan lain sekali-kali dipanas-panasin dengan menggunakan jantan lain. Disangkar tempat betina disediakan sangkar berikut isinya. Jangan lupa berdo’a agar kenari yang diternak bisa cepat jodoh dan menghasilkan anak yang berkualitas.










Proses Ternak


Proses selanjutnya yaitu menyatukan kedua kenari tersebut. Adapun cirri-ciri kenari siap ternak (sudah jodoh) yaitu :
pada saat jantan didekatkan dengan betina sijantan akan mengejar/menabrak sangkar dengan bunyi yang kenceng dan betinanya menggelepar-geleparkan sayapnya tanda  minta kawin.
Pada saat sore hari atau menjelang tidur kenari betina dan jantan tidur berdekatan.
Sewaktu-waktu antara kenari betina dan jantan saling meloloh makanan.
Jika didalam sangkar betina di dikasih sarang beserta isinya, kenari betina akan menyusun atau merapihkan isi sarang, jika isi sarang sudah disusun biasanya betina siap ternak.

Dalam menyatukan kedua kenari tidak ada aturan waktu yang baku anda boleh kapan saja menyatukannya, hanya pengalaman saya waktu yang terbaik yaitu sore hari. Dengan menyatukan sore hari diharapkan pada malam hari keduanya sudah rukun sehingga pagi harinya sudah jodoh. Karena sudah mengalami masa penjodohan maka pada saat penyatuan tidak terlalu riskan berantem tetapi kita harus terus memantau karena takutnya terjadi berantem.

Setelah keduanya rukun coba perhatikan isi sarang kalau isi sarang kotor maka ganti isi sarang tersebut dan sebagian isi sarang simpan di dasar sangkar biasanya isi sarang didasar sangkar akan dipindah ke dalam sarang. Untuk memperhalus sarang kenari betina biasanya suka mencabuti bulu halus jantannya atau bulu halus dari kenari betina, biasanya jika di dalam sarang sudah ada bulu-bulu halus tandanya tidak lama lagi induk betina akan bertelor. Untuk mempercepat proses bertelor dan mengurangi mencabuti bulu halus pengalaman saya kedalam sangkar dimasukkan kapas secukupnya.

Setelah masa penjodohan berjalan dengan baik dimana induk jantan dan betina sudah terlihat akur kadang-kadang saling meloloh, proses selanjutnya yaitu mengkondisikan agar indukan bisa bertelor dan merawat anak dengan baik. Tidak lama setelah indukan di masukkan kedalam kandang ternak kenari betina akan bertelor, pada saat indukan kenari bertelor harus kita perhatikan beberapa hal diantaranya jika indukan kenari betina baru pertama kali bertelor harus hati-hati dalam penangannya. Jika salah dalam penangan bisa berakibat patal.
 Kita sebagai peternak jangan terlalu sering menengok sangkar ternak terutama pada saat induk betina sedang mendekam di sarang jangan sekali-kali memaksa melihat telor.  Pada saat indukan sedang bertelor jangan lupa menyediakan tulang sotong  atau kalsium makanan jangan sampai telat dan gizinya harus mencukupi.

Telor kenari akan menetas 14 hari setelah dierami, dua atau tiga hari menjelang telor menetas indukan harus dibiasakan diberi pakan lunak untuk anak-anak kenari.  Makanan lunak ini yaitu biskuit, telor puyuh, taoge dll.

 Menurut informasi dari internet peternak-peternak luar negeri pada saat indukan meloloh anak suka memberi kecambah (taoge). kecambah sangat bergizi tinggi dan mudah dicerna. Dengan diberi kecambah anak kenari cepat besar dan sehat. Kebiasaan memberikan kecambah pada anak-anak kenari dilanjutkan sampai anak kenari bisa makan sendiri.

Adapun cara membuat kecambah yaitu pakan bijian seperti canary seed, millet putih, biji sawi di masukkan ke mangkuk kemudian dicuci sampai bersih. Setelah pakan dicuci bersih kemudian buang air dari mangkuk, jika air sudah terbuang semua mangkuk yang berisi pakan yang sudah dicuci bersih ditutup dengan kain basah. Diamkan sampai 1 malam periksa pakan apakah biji kenari, millet dan buah sawi sudah menjadi kecambah atau belum, jika belum cuci
bijian tersebut kemudian ditutup kembali dengan kain basah.

Kecambah diberikan sehari 2 kali yaitu pagi dan sore hari. Untuk pemberian kecambah pada sore hari jangan terlalu banyak cukup habis dimakan 1 atau 2 jam jangan sampai ada kecambah yang tertinggal semalaman karena takutnya malah menjadi bibit penyakit. 

Selain diberi kecambah jangan lupa setiap hari diberi telor puyuh secukupnya, kalau telor cukup sehari 1 kali. Telor puyuh sangat bermanfaat untuk pertumbuhan anak-anak kenari, telor puyuh diberikan sampai anak-anak kenari usia 2 bulan. Untuk usia 2 bulan keatas telor puyuh dikurangi, efek pemberian telor puyuh menjadi anak kenari gendut-genduk. Pada usia 3 bulan keatas kenari diharapkan jangan terlalu gendut karena biasanya kalau kegendutan akibatnya malas bunyi.

Anak kenari akan tingal di sarang selama 21 hari, tetapi sebelum usia 21 hari anak-anak sudah bertengger di bibir sarang…..

Kendala-kendala dalam beternak kenari
 
Beternak kenari merupakan kegiatan yang terdiri dari beberapa proses yang saling berkaitan, peternak diharapkan sabar dalam menjalani setiap proses yang dilalui. Dalam setiap proses ada beberapa hambatan yang cukup mengganggu, peternak harus bisa memecahkan setiap kendala. Banyak hambatan yang anda hadapi diantaranya :
Induk betina tidak mau bertelor penyebabnya bisa bermacam-macam di antaranya usia masih muda, tempat sarang kurang nyaman bagi induk kenari, ada binatang pengganggu.
Telor tidak menetas penyebabnya terdiri dari beberapa faktor yaitu indukan terlalu muda, birahi kedua indukan tidak bersamaan, indukannya steril, pada saat kawin tidak terjadi pembuahan dll.
Telor menetas tetapi anaknya mati setelah menetas penyebabnya yaitu indukan kurang gizi, ada binatang pengganggu sehingga induknya tidak mau meninggalkan sarang akibatnya anaknya tergencet.
Ada kebiasaan induk mencabuti bulu muda anaknya penyebabnya karena induknya sudah merasakan enaknya bulu muda dari anaknya, untuk menghilangkan kebiasaan ini cukup sulit pendapat saya lebih baik indukan diganti.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
;