Minggu, 02 Oktober 2011

Kiat memelihara anakan anis merah Memang sudah banyak artikel yang bisa kita browsing di internet tentang tip and trik bagaimana kita bisa berhasil memelihara anakan anis merah. Artikel ini merupakan pengalaman pribadi penulis yang sudah berhasil memelihara tiga anakan anis merah sehingga bisa cepat bersuara. Inti utamanya adalah pastikan dulu kalau bakalan yang kita miliki adalah berjenis kelamin jantan. Caranya ya kita musti mendapatkan bakalan tersebut dari tempat yang sudah terpercaya atau paling tidak bersertifikat untuk jaminannya. Atau kalau kita mendapatkan sendiri haruslah yakin kalau bakalan yang akan kita rawat tersebut benar-benar jantan. Rawatan utamanya adalah kita harus tahu dulu kalau anis merah merupakan jenis burung yang lebih suka dengan hawa dingin dan kita mesti tahu juga kalau burung anis merah yang belum siap mental akan sangat sulit untuk mau mengeluarkan suaranya. Jadinya anakan tersebut kita persiapkan jangan terlalu sering terkena matahari, harus sering kita embunkan dan untuk menu kesehariaanya sesuai pengalaman penulis kroto merupakan menu utama disamping voor, jangkrik ataupun yang lainnya. Secara detail mungkin akan digambarkan sebagi berikut : 1. Pagi-pagi sekitar jam 05.oo anakan tersebut kita embun-embunkan sampai sekitar jam 07.00 kita jemur sedikit akan tetapi jangan terlalu lama.( untuk saya sendiri sekitar + - 20 menit ) 2. Setelah selesai penjemuran sekitar jam 07.20 anakan diberikan menu harian terutama kroto, selanjutnya anakan tersebut digantang dikamar mandi sambil kita hidupkan sedikit kran air agar ada seperti suara gemercik air. ( ini merupakan kuncian penting untuk memancing anakan yang kita punya bisa cepat bersuara ) 3. Karena anakan termasuk burung yang belum siap mental, maka kita harus bisa membiasakan burung tersebut terjauh dari suara-suara burung anis merah yang sudah bersuara atupun burung-burung lainnya yang bisa mengurangi kenyamannya. Intinya biarkan saja anakan kita mendengar suara dari burung-burung liar lainnya. Treatment ini merupakan hasil dari pengalaman penulis sendiri, dimana selang sekitar tiga sampai maksimum enam bulan anakan yang penulis miliki sudah mulai mengeluarkan suara. Jadi kesimpulan yang bisa diambil oleh penulis adalah yang pertama bagaimana burung anakan kita biar bisa seperti dialamnya agar cepat bersuara. Nantinya kalau suaranya sudah keluar barulah kita berikan treatment lainnya agar bisa ngotot atupun cepat teler seperti yang kita inginkan.

Memang sudah banyak artikel yang bisa kita browsing di internet tentang tip and trik bagaimana kita bisa berhasil memelihara anakan anis merah.

Artikel ini merupakan pengalaman pribadi penulis yang sudah berhasil memelihara tiga anakan anis merah sehingga bisa cepat bersuara. Inti utamanya adalah pastikan dulu kalau bakalan yang kita miliki adalah berjenis kelamin jantan.
Caranya ya kita musti mendapatkan bakalan tersebut dari tempat yang sudah terpercaya atau paling tidak bersertifikat untuk jaminannya. Atau kalau kita mendapatkan sendiri haruslah yakin kalau bakalan yang akan kita rawat tersebut benar-benar jantan.
Rawatan utamanya adalah kita harus tahu dulu kalau anis merah merupakan jenis burung yang lebih suka dengan hawa dingin dan kita mesti tahu juga kalau burung anis merah yang belum siap mental akan sangat sulit untuk mau mengeluarkan suaranya.
Jadinya anakan tersebut kita persiapkan jangan terlalu sering terkena matahari, harus sering kita embunkan dan untuk menu kesehariaanya sesuai pengalaman penulis kroto merupakan menu utama disamping voor, jangkrik ataupun yang lainnya.
Secara detail mungkin akan digambarkan sebagi berikut :
1. Pagi-pagi sekitar jam 05.oo anakan tersebut kita embun-embunkan sampai sekitar jam 07.00 kita jemur sedikit akan tetapi jangan terlalu lama.( untuk saya sendiri sekitar + - 20 menit )
2. Setelah selesai penjemuran sekitar jam 07.20 anakan diberikan menu harian terutama kroto,
selanjutnya anakan tersebut digantang dikamar mandi sambil kita hidupkan sedikit kran air agar ada seperti suara gemercik air. ( ini merupakan kuncian penting untuk memancing anakan yang kita punya bisa cepat bersuara )
3. Karena anakan termasuk burung yang belum siap mental, maka kita harus bisa membiasakan burung tersebut terjauh dari suara-suara burung anis merah yang sudah bersuara atupun burung-burung lainnya yang bisa mengurangi kenyamannya. Intinya biarkan saja anakan kita mendengar suara dari burung-burung liar lainnya.
Treatment ini merupakan hasil dari pengalaman penulis sendiri, dimana selang sekitar tiga sampai maksimum enam bulan anakan yang penulis miliki sudah mulai mengeluarkan suara.
Jadi kesimpulan yang bisa diambil oleh penulis adalah yang pertama bagaimana burung anakan kita biar bisa seperti dialamnya agar cepat bersuara. Nantinya kalau suaranya sudah keluar barulah kita berikan treatment lainnya agar bisa ngotot atupun cepat teler seperti yang kita inginkan.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
;