Selasa, 09 Agustus 2011

Murai Batu

 

                                              4 DASAR MEMILIH

MURAI BATU FIGHTER
Persaingan di kelas murai batu terbilang ketat. Selain hadiah gede, prestisnya tinggi jika meraih gelar juara di kelas ini. Banyak kalangan kicau mania yang terus berburu jenis ini. Mereka ramai-ramai mengintip di beragam ajang latber hingga lomba gede guna mendapatkan burung berkualitas dengan harga sesuai isi kantong.
Namun salah-salah memilih bukannya bisa menghemat malah kejeblos. Ada baiknya, khususnya para pemula. Sebelum memutuskan main di kelas murai batu terlebih dahulu belajar dari dasar.
Mulai dari memahami sifat dan karakter burung serta perawatannya. Dan yang lebih penting pahami dan pelajari soal kualitas materi suara, irama lagu maupun tembakannya.
Menurut Bonny N, kicau mania asal cibubur, sebaiknya bagi kicau mania yang akan main di kelas murai batu lebih baik membelinya dilapangan minimal di ajang latberan.
Dengan begitu bisa keliatan kualitas suara burung yang kita inginkan. Ada 4 dasar untuk mengetahui kualitas seekor murai. Antara lain, mental lapangan, irama lagu, volume dan cara kerja burung yang bersangkutan.
“kalau beli dirumahankan enggak keliatan kerjanya, lebih aman memantau dilapangan, itu pun jangan terpaku pada burung juara. Karena tidak semua burung juara istimewa, karena banyak juga burung prospek tapi kerjanya hanya separuh jalan, akhirnya enggak masuk juara.”saran pemilik murai batu jawara Ninja Merah Petaka.
Itu sebabnya dari pengalaman dia lebih terfokus pada gaya kerja burung, misalnya ngepay, burung type duduk (nagen) atau agresif. Selain itu kualitas volume tembus atau tidak. Untuk soal variasi irama lagu itu bnisa dibetulin, tinggal tambah dilengkapi materi isian saja nantinya. Ingat Bonny.
Bonny menimpali urusannya jadi berbeda bila dihadapkan pada karakter. Poin ini menurutnya relatif sulit dibentuk. Misalnya ada burung tampak agresif dilapangan bisa itu memang karakter atau kelebihan x-food.
Kalau memang kelebihan x-food ini bisa diatur pemberian x-foodnya. Misalnyasaat kita memantau burung terlalu galak banyak nabrak, bisa jadi terlalu banyak x-food (jangkrik, ulat hongkong, kelabang dan sejenisnya). Tapi kalau beberapa kali diatur masih agresif juga itu sudah karakter.
BUTUH 3 BULAN
Kalau sudah membidik murai dengan kriteria tadi, gaya kerja lapangan, kualitas volume, tinggal kita lengkapi variasi irama lagunya. Menurutnya tidaklah sulit dalam melengkapi materi lagu burung murai batu. Apa lagi bila dasar burungnya itu cerdas dan cepat menangkap materinya.
Sedikitnya butuh waktu 3 bulan untuk mencetak burung dengan tan materi lagunya. Sukur-sukur sambil dibarengbi mabung jadi lebih mudah memasternya, materi yang wajib dilengkapi dengan isian burung-burung kecil sejenis kenari, blacktroat, ciblek, srindit, lovebird, dan lainnya.
Mengenai tembakan cukup cililin dan cucak jenggot sudah cukup. “kita tinggal melengkapi variasi lagu-lagunya menggunakan burung-burung kecil, ucap pria yang tergabung di jawara BC.
Untuk soal fisik, dia menyoroti jenis ekor panjang menurutnya kurang sreg dan tidak bisa main lebih dari sekali, meskipun diakui banyak juga burung ekor panjang jadi juara. Dari pengalamannya ekor sedang tampilnya lebih tahan dilapangan.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
;