Tampilkan postingan dengan label kucing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kucing. Tampilkan semua postingan
Kamis, 06 Oktober 2011 1 komentar

Menggosok Gigi Kucing

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEij9LkZIjtnoYQlhPzV5Gky-BK7Tnucz4dc6kgdv7eV96c1nNThx9syx0_n3Kemid3SkVSssZ6bdjl5XCPHEdGQvn8_jcSwu9bjbPVRLF2QmO2FhOy9gRWfFMHTuwpRYsrNPVfbmBgUaCLF/s1600/Cat+brushing+teeth%2521.jpg


cara menggosok gigi kucing anda
1. Pilih waktu & tempat yang tepat. Cari waktu & tempat rutin dimana anda dan kucing merasa tenang dan nyaman untuk melakukan ritual pembersihan gigi.

2. Siapkan alat & bahan. Yang paling penting adalah pasta gigi/gel yang digunakan untuk membersihkan gigi. Pasta gigi/gel ini bisa didapat di petshop. Cari yang tidak pedas/rasa mint yang tidak berlebihan dan aman bila ditelan. Lebih baik lagi pasta gigi dengan rasa makanan.

3. Sikat gigi untuk kucing bermacam-macam jenis dan merknya mulai dari yang ditempelkan di ujung jari hingga yang terdiri dari 3 sisi sikat (bisa menyikat permukaan gigi bagian luar, dalam dan atas sekaligus). Menggunakan lap/kain kasar yang dijahit/dibentuk agar menyerupai sarung untuk jari telunjuk pun cukup.

4. Biasakan kucing dengan proses membersihkan gigi.
Tidak setiap kucing menikmati giginya dibersihkan, apalagi yang baru pertama kali dibersihkan. Kucing yang dari kecil sudah terbiasa giginya dibersihkan biasanya menikmati proses pembersihan ini. Bahkan mereka merasa tidak nyaman bila giginya tidak dibersihkan.

5. Biasakan mulutnya dibuka. Tekan ujung kedua sudut mulut dengan jari tengah dan jempol. Tangan satunya membuka/menarik ujung depan rahang bawah. Biasakan kucing dengan proses ini sekaligus membiasakan anda dengan teknik tersebut.

Atau bisa juga dengan cara langsung membuka pipi dari samping, tanpa harus membuka rahang.

6. Biasakan pasta gigi/ gel & sentuhan jari pada gigi/ gusi. Oleskan pasta gigi/gel keseluruh permukaan gigi dan perbatasan gigi-gusi, sambil memijat-mijat bagian tersebut dengan jari.

7. Biasakan dengan sentuhan sikat gigi.
Setelah terbiasa dengan pasta gigi/gel dan sentuhan jari pada gigi/gusi, baru diperkenalkan dengan sikat gigi. Setelah dioleskan pasta gigi/gel, sikat gigi dengan gerakan sirkular/memutar.

8. Pada awalnya tidak perlu seluruh gigi disikat, cukup gigi taring dan 1-2 gigi di sampingnya. Proses ini perlu dilakukan setiap hari agar terbiasa. Hari berikutnya, setelah lebih terbiasa jumlah gigi yang dibersihkan bisa ditambah hingga seluruh gigi bisa dibersihkan.

9. Hentikan proses menyikat gigi ketika kucing masih menikmatinya. Setelah terbiasa diperlukan sekitar 30 detik untuk membersihkan gigi di bagian samping. Anda tidak perlu terlalu merisaukan kebersihan sisi gigi bagian dalam. Sekali-sekali bagian dalam memang perlu dibersihkan. Pembentukan karang gigi pada sisi bagian dalam jauh lebih lambat dari sisi luar.

10. Hentikan segera proses pembersihan gigi bila kucing mulai terlihat stress. Bila dipaksa, berikutnya kucing akan lebih susah di kendalikan. Berikan penghargaan berupa pujian, belaian atau bahkan makanan kesukaannya bila kucing berlaku baik pada saat pembersihan gigi.
0 komentar

Merawat Anak Kucing

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXfuHT9Q0rljPBmgkV7RmAq1dl_rji71-CkhOl-jqG2SImOKnZ_xFVWLUVWOJHLcJnmT-hjG7OG8zq0n3C3_9KQ6ZDVTj9PnEoMFxOoUhZdZHmSPDjvYNFw6Rab-iYebpsS6IffG_24T8/s1600/kucing+lucu+2.jpg


Bagian menarik dari kucing adalah kemandirian dan semangatnya untuk bebas. Namun, masih mungkin untuk melatih anak kucing Anda melakukan beberapa perilaku yang cocok dengan Anda dan rumah Anda.
Melatih Perilaku

Anak kucing mempunyai keingintahuan dan hasrat yang tinggi untuk mengenal dan belajar sehingga dapat memperbaiki perilaku yang tidak Anda sukai. Sebagai contoh, pelatihan dasar yang baik akan mengurangi keinginannya melompat ke meja dapur atau kompor.

Cara terbaik mengurangi anak kucing melakukan kebiasaan buruk adalah dengan mengatakan "Jangan!" dengan nada agak keras. Jika ini tidak berhasil, sedikit cipratan dari botol semprot atau pistol air akan membuat ia mengerti.

JANGAN pernah memukul anak kucing untuk menegakkan disiplin -- ini hanya mendorongnya menjadi kucing penakut yang kelak membuat Anda frustasi.

Melatih Buang Air

Kebanyakan kucing secara alamiah merupakan binatang bersih sehingga Anda seharusnya tidak banyak masalah untuk melatih anak kucing membuang kotorannya.

Putuskan dimana Anda inginkan anak kucing mempunyai toiletnya (apakah berupa bak kotoran atau tempat tertentu di taman) dan letakkan anak kucing di sana pertama kali di pagi hari, terakhir di malam hari, setelah tidur dan setelah makan. Ia akan secepatnya menyadari kalau setiap saat perlu buang air maka ia butuh tempat itu.

Melatih Pergaulan

Pergaulan merupakan bagian penting dalam perkembangan anak kucing untuk mengajarinya berinteraksi dengan manusia, binatang lain, dan tempat tinggalnya.

Ingat, anak kucing itu ringkih dan diperlukan pengawasan jika berdekatan dengan anak-anak.

Memperbanyak Pengalaman

Untuk mengurangi rasa takut anak kucing terhadap sesuatu yang tidak dikenalnya, perkenalkan mereka kepada berbagai pengalaman dan suara sejak saat muda. Pengenalan bertahap kepada suara pengisap debu, mesin cuci, bel pintu, orang baru, dan suara-suara lain sehari-hari akan membantu mereka menyesuaikan diri dengan tempat tinggalnya.

Anak kucing sebaiknya juga dibiasakan mengenal suara-suara, pemandangan, dan bau-bauan di luar rumah seperti lalu lintas dan gonggongan anjing, tetapi dengan cara sedikit-sedikit agar tidak membuat mereka jera.

Seperti kita, anak kucing mempunyai bahasa tubuh sendiri untuk menunjukkan kepada sekelilingnya bagaimana perasaan mereka.

Ini beberapa contoh bagaimana Anda dapat menebak suasana hati anak kucing Anda.
Mendongakkan dan menggerakkan kepalanya ke belakang -- seseorang mendatanginya terlalu dekat.
Setengah matanya tertutup dan memutar sedikit telinganya ke samping -- anak kucing Anda sedang merasa nyaman dengan dirinya
Mengarahkan telinganya, memutarnya ke belakang, dan mengecilkan pupil matanya -- ini adalah peringatan. Anak kucing Anda sedang marah, jadi tinggalkan dia sejenak.
Pupil matanya membesar meskipun di cahaya terang -- anak kucing Anda terkejut.
Mengarahkan telinganya, dan membuka matanya lebar-lebar -- anak kucing Anda ingin bermain!
Mencondongkan telinganya ke belakang, menutup matanya dan sedikit menengok -- sedang mengajak berdamai. Anak kucing Anda memberitahu Anda bahwa dia tidak akan membahayakan Anda dan berharap dia mendapat perlakuan yang sama.

Tanda "bau-bauan" bagi anak kucing Anda

Anak kucing benar-benar merupakan binatang yang tergantung daerah yang didiaminya dan menggunakan tanda-tanda aromatik yang disebut pheromones untuk membantu membangun dan memelihara "milik" mereka.

Bau-bauan ini merupakan "tanda" yang penting untuk berkomunikasi dengan kucing lain dan dipancarkan oleh sejumlah kelenjar di sekujur tubuh anak kucing.

Anak kucing menikmati sentuhan tubuh untuk ketentraman dan kasih sayang. Jadi menggosokkan pipinya ke Anda menunjukkan tidak hanya berarti mengambil atau meninggalkan tanda bau-bauan, tetapi juga berarti membuat hubungan berdasarkan kontak fisik.

http://nikensekarsari.com/wp-content/uploads/2010/06/anak-kucing-luccuuuu.jpg
0 komentar

Merawat Kucing

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiICnp8bkT3J78kWhgYHLkJQhM9Jm0iv_4FshnRCs1nAtVmJjk5JSYXxauJLhYoKqa-ja8F_UEAtWjK0ueOTmBVufe4dDUwkmMfym9Cg_7vCgrNx7VsaHlJxLoVtZlAgmOfR5ONHaafyA4t/s1600/kucing-lucu-lucu.jpg


Sehebat-hebatnya kita merawat kucing pasti adalah suatu hal yang membuat kucing kita akhirnya jatuh sakit. Walaupun kita bisa saja meminimalkan tapi terkadang kucing masih saja terkena penyakit kucing.

Salah satu poin utama dalam merawat kucing adalah mengetahui kapan mereka sakit. Yaitu dengan melihat tanda-tanda kucing yang sakit. Tanda-tanda ini sama untuk kucing apapun seperti kucing persia,kucing anggora atau jenis kucing lainnya dan juga sama rata baik itu kucing muda atau kucing yang tua.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoHDRvDZ9_eKvbbDsb6LfG-hgKm-Rw8qwxWrD2OH2-C6mFWiDpwxMqdbPX9bLUOJuZfqyEV5w1OawcqoXmRUo6h-WYQo0YE0ITyEBBzF5xTUg2Pzf4QcwojOdbsaR54OWuFipY5VMnEQl3/s760/kucing+lucu.jpg

Berikut ciri-ciri kucing sedang sakit :

1. Kelelahan dan lesu
2. Menggelengkan kepala secara berlebihan
3. Selera menurun ataupun bahkan meningkat secara mencolok
4. Juga mengkonsumsi air secara berlebihan
5. Adanya cairan abnormal yang keluar dari lubang-lubang di tubuh contohlah mata kucing, hidung, telinga dsb.
6. Sulit membuang kotoran
7. Berat badan dapat naik ataupun menurun dengan mencolok
8. Menjadi lebih agresif dan hiperaktif
9. Berjalan pincang, bahkan sulit untuk berdiri
10. Ada bagian-bagian tubuh kucing yang membengkak

Anda menemukan salah satu ciri-ciri kucing sakit diatas. Segera periksakan ke dokter atau minimal tanyakan ke dokter "apakah kucing sakit atau tidak dapat mempengaruhi kesehatan kucing".Karena dengan mengetahui tanda-tanda cara merawat kucing yang paling baik.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZD_KI2m0GHn8VlXQdbMrIPIzyA3Jz_u1PwzDuUqypgCi2oifihUe7jPE198kOfoUeWyRgwqDzBdlYqq8zk8eHurjHCM_PZZBb71Q5vePat2aZnlQZ6SSFjVIuIVlQ-MNeyJiSeULIqjsY/s1600/kucing-lucu.jpg

Beberapa tips dalam merawat kucing :

* Mengetahui makanan kucing yang baik.
* Tips mengadopsi kucing persia
* Hal-hal yang mempengaruhi kesehatan kucing
* Cara Merawat kucing bukan hanya sekedar kucing anda juga harus memikirkan tempat merawat kucing nantinya.
* Dan jika ingin mengembangbiakkan. Cara merawat kucing yang terbaik adalah dengan mengetahui usia pengembangbiakkan kucing.

Tentu saja cara merawat kucing diatas masih sedikit. Masih banyak yang harus diketahui oleh para cat lover jika ingin merawat kucing dengan baik. Tapi sebenarnya menurut saya kunci utama dalam cara merawat kucing adalah kasih sayang.

Karena dengan kasih sayang otomatis, maka kita akan terus belajar dan belajar tentang bagaimana cara merawat kucing yang baik.

Apakah cara merawat kucing itu sulit? Tidak! asal kita mau pasti bisa. Kadang-kadang karena kita tidak tahu saja hingga itu terasa sulit. Tapi jika kita sudah mengetahuinya. Maka metode apapun dalam merawat kucing bisa kita makan lahap dengan cepat.

Merawat kucing? Siapa takut.... !

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXfuHT9Q0rljPBmgkV7RmAq1dl_rji71-CkhOl-jqG2SImOKnZ_xFVWLUVWOJHLcJnmT-hjG7OG8zq0n3C3_9KQ6ZDVTj9PnEoMFxOoUhZdZHmSPDjvYNFw6Rab-iYebpsS6IffG_24T8/s1600/kucing+lucu+2.jpg
 
;