Tampilkan postingan dengan label info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 15 Oktober 2011 1 komentar

Manfaat Buah Bagi kita, Disukai dan Bermanfaat Bagi Burung Kesayangan Anda

Jakarta KM - Selain biji-bijian, burung juga memerlukan buah. Buah yang paling umum dijadikan konsumsi burung kicauan adalah pisang, apel, dan pepaya. Meskipun di alam aslinya, burung kicauan ini mengkonsumsi segala macam buah. Pisang yang paling lazim dikonsumsi burung kicauan adalah kepok putih. Sebab kepok kuning justru banyak dikonsumsi manusia sebagai pisang goreng. Selain itu kulit pisang kepok putih cukup kuat, sementara daging buahnya tidak cepat busuk dan aromanya sangat harum. Pepaya yang lazim dikonsumsi burung disebut sebagai pepaya burung. Aroma pepaya burung memang sangat khas. Daging buahnya biasanya lembek dan berwarna kuning. Di kios-kios penjual pakan burung, pisang kepok putih sangat dominan. Sebab kepok putih justru tidak lazim dikonsumsi manusia sebagai buah meja (pisang segar), pisang rebus maupun pisang goreng. Secara kebetulan pisang kepok putih memang sangat disukai burung kicauan.

Buah-buahan lain, sebenarnya juga bisa dijadikan pakan burung. Pisang apa pun dan pepaya apa pun pasti disukai burung. Namun pisang ambon kuning dan pepaya bangkok, pasti lebih tepat dikonsumsi manusia. Sementara apel, jeruk dan mangga justru tidak disukai burung. Buah-buahan liar yang disukai burung adalah buah beringin, termasuk karet hutan (Ficus elastica), dan keluarga ficus lainnya seperti bulu, gondang, lo dan lain-lain. Buah salam, cery (kersen) dan buni disukai burung. Namun buah-buahan ini tidak mungkin dijumpai di pasaran. Hingga kalangan pecinta burung, hanya sebatas bisa memberikan ransum pisang kepok putih, dan pepaya kepada ternak kesayangan mereka. Pepaya bangkok pun sebenarnya juga bisa dikonsumsi burung ocehan. Namun tekstur pepaya bangkok terlalu kenyal sementara aromanya kurang kuat. Hingga burung tetap lebih menyukai pepaya burung, yang berdaging kuning, bertekstur lembek dan berkulit halus.

Bagi para pelomba, menagemen buah sangat menentukan dalam persiapan lomba burung. Sebagian beranggapan bahwa buah bisa menaikan atau menurunkan birahi, dengan makan buah burung akan sehat disebabkan asupan vitamin dan mineral yg cukup, afeknya si burung menjadi gacor karena sehat. Inilah yang dikatakan bisa menaikan birahi atau tambah gacor. Burung dengan tidak makan buah atau hanya voer+ EF akan berbeda bila diimbangi makan buah yang cukup, karena dengan makan buah berdampak salah satunya adalah metoblolisme yang cukup sehingga menajdi gacor karena sehat.


PISANG

Pisang adalah buah yang tumbuh berkelompok. Tanaman dari keluarga Musaceae ini hidup di daerah tropis dengan jenis yang berbeda-beda. Sebut saja pisang ambon, pisang sereh, pisang raja, pisang tanduk, dan pisang sunripe, dan pisang kepok.


Bentuk buah pisang kepok agak gepeng dan bersegi. Karena bentuknya gepeng, ada yang menyebutnya pisang gepeng. Ukuran buahnya kecil, panjangnya 10-12 cm dan beratnya 80-120 g. Kulit buahnya sangat tebal dengan warna kuning kehijauan dan kadang bernoda cokelat.

Ada dua jenis pisang kepok, yaitu pisang kepok kuning dan pisang kepok putih. Secara kasat mata dari luar bentuk pisangnya hampir sama. Hanya nanti saat daging buahnya diiris, baru terlihat kalau kepok kuning berwarna kekuningan, sedangkan kepok putih lebih pucat. Rasa kepok kuning lebih manis, sedangkan yang kepok putih lebih asam. Itu kenapa orang enggan mengkonsumsi pisang kepok putih, dan menjadikannya makanan burung. Padahal nilai gizi yang terkandung sama saja dengan keluarganya yang kuning itu.

Berbeda dengan pisang ambon dan pisang raja yang sering dijadikan buah meja, maka pisang kepok kuning enak dikonsumsi setelah diolah. Daging buahnya manis. Bahkan buahnya yang masih mengkel, belum terlalu masak, sudah enak kalau dikukus.

Hidangan yang memanfaatkan pisang kepok kuning juga beragam, dari pisang goreng pasir, kolak pisang, gethuk pisang, carang gesing, hingga pisang epe. Semuanya lezat.

Dunia industri membudidayakan pisang kepok kuning ini untuk tepung, kripik, cuka, bir, dan puree.

Selain buahnya, pohon pisangnya sendiri punya banyak manfaat. Daun dan batang pisang sangat berperan untuk upacara-upacara adat. Daunnya dimanfaatkan juga untuk pembungkus hidangan. Serat pelepah pisangnya bahkan dapat dijadikan kain dan bahan kerajinan. Dan ‘hati pohon pisang’, yaitu bagian tengah batang pisang, bagus buat pakan ternak.

Dari sentra informasi IPTEK juga disebutkan bahwa tanaman pisang kepok memegang peranan penting dalam pengobatan tradisional. Daun pisang yang muda, yang warnanya masih hijau pupus dan tergulung itu digunakan sebagai obat sakit dada dan sebagai tapal dingin untuk kulit yang bengkak atau lecet. Air yang keluar dari pangkal batang yang ditusuk digunakan untuk disuntikkan ke dalam saluran kencing untuk mengobati penyakit raja singa, disentri, dan diare; air ini juga digunakan untuk menyetop rontoknya rambut dan merangsang pertumbuhan rambut. Cairan yang keluar dari akar bersifat anti-demam dan memiliki daya pemulihan kembali.

Buah yang belum terlalu matang bagus untuk diet penderita penyakit batuk darah (haemoptysis) dan kencing manis. Dalam keadaan kering, pisang bersifat antisariawan usus. Buah yang matang sempurna merupakan makanan mewah jika dimakan pagi-pagi sekali karena kandungan gizinya. Tepung yang dibuat dari pisang digunakan untuk gangguan pencernaan yang disertai perut kembung dan kelebihan asam.

Kandungan Nutrisi
Secara umum pisang mempunyai kandungan gizi yang baik. Buah yang sangat disuka monyet ini kaya karbohidrat, mineral, dan vitamin.

Mengacu dari Wikipedia, 100 gr pisang memasok 136 kalori. Ini berarti kandungannya 2 kali lipat dibandingkan apel. Kandungan energi pisang merupakan energi instan, yang mudah tersedia dalam waktu singkat, sehingga bermanfaat dalam menyediakan kebutuhan kalori sesaat.

Sedangkan kandungan protein dan lemak pisang sangat rendah, yaitu hanya 2,3 persen dan 0,13 persen. Karena itu, tidak perlu takut kegemukan walau mengonsumsi pisang dalam jumlah banyak.

Pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, kalsium, dan besi. Bila dibandingkan dengan jenis makanan nabati lain, mineral pisang, khususnya besi, hampir seluruhnya (100 persen) dapat diserap tubuh.

Kandungan vitaminnya sangat tinggi, terutama provitamin A, yaitu betakaroten, sebesar 45 mg per 100 gram berat kering, sedangkan pada apel hanya 15 mg. Pisang juga mengandung vitamin B, yaitu tiamin, riboflavin, niasin, dan vitamin B6 (piridoxin).

Kandungan vitamin B6 pisang cukup tinggi, yaitu sebesar 0,5 mg per 100 gram. Selain berfungsi sebagai koenzim untuk beberapa reaksi dalam metabolisme, vitamin B6 berperan dalam sintetis dan metabolisme protein, khususnya serotonin. Serotonin diyakini berperan aktif sebagai neurotransmitter dalam kelancaran fungsi otak.

Vitamin B6 juga berperan dalam metabolisme energi yang berasal dari karbohidrat. Peran vitamin B6 ini jelas mendukung ketersediaan energi bagi otak untuk aktivitas sehari-hari.

Kandungan gizi yang terdapat dalam pisang memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

Berikut kandungan pisang dalam setiap 100gr pisang terdapat :

1. 99 kalori,
2. 1,2 gr protein,
3. 2,5 gr karbohidrat,
4. 0,7 gr serat,
5. 8 mg kalsium,
6. 28 mg posfor,
7. 0,5 mg zat besi,
8. 0,8 mg vitamin A,
9. 3 mg vitamin B12,
10. 32 ml air dan vitamin C.


[B][APEL/B]
Apel banyak memiliki kandungan vitamin, mineral serta unsur lain seperti fitokimia, serat, tanin, baron, asam tartar, dan lainnya. Zat inilah yang sangat dipelukan bagi tubuh kita untuk mencegah dan menanggulangi berbagai penyakit.



Berikut adalah kandungan yang terdapat pada buah apel dan manfaat dari buah apel :

1. Kaya vitamin
Buah apel kaya akan kandungan vitamin. Beberapa vitamin yang terdapat dalam buah apel misalnya vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, vitamin B9, dan vitamin C.

2. Kaya mineral
Buah apel mengandung banyak mineral. Mineral dalam buah apel antara lain kalsium, magnesium, potasium, zat besi, dan zinc.

3. Fitokimia
Buah apel juga mengandung fitokimia, yaitu antioksidan untuk melawan radikal bebas yang berasal dari polusi atau lingkungan sekitar. Zat ini juga berfungsi untuk menekan jumlah kolesterol jahat (LDL) yang dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.

4. Kaya Serat
Apel kaya akan serat, sehingga baik untuk orang yang sedang dalam program diet. Hal ini disebabkan karena serat yang tinggi sehingga mencegah lapar datang lebih cepat. Selain itu buah apel juga mengandung serat yang berguna untuk mengikat lemak dan kolesterol jahat dalam tubuh untuk selanjutnya dibuang.

5. Tanin
Buah apel juga memiliki kandungan tanin, yaitu zat yang berfungsi membersihkan dan menyegarkan mulut, sehingga dapat mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi.

6. Baron
Di dalam buah apel terdapat baron yang berfungsi mempertahankan jumlah estrogen dalam tubuh seorang wanita.

7. Flavoid
Salah satu kandungan buah apel yang baik untuk mencegah penyakit adalah flavoid, merupakan zat yang berfungsi menurunkan risiko kanker.

8. Asam D-glucaric
Asam D-glucaric merupakan zat yang dapat menurunkan kadar kolesterol.

9. Quercetin
Quercetin merupakan zat yang dibutuhkan untuk meningkatkan kadar antioksidan sehingga tubuh terasa lebih sehat dan mencegah berbagai penyakit.

10. Asam tartar
Di dalam sebuah apel juga terdapat asam tartar yang dapat menyehatkan saluran pencernaan, karena zat ini mampu membunuh bakteri yang ada dalam saluran pencernaan.


PEPAYA


Buah pepaya yang keberadaanya sangat mudah kita temukan baik di pasar, supermarket atau penjual buah buahan segar yang ada di lingkungan tempat tinggal kita. Buah pepaya yang rasanya enak, manis dan menyegarkan ini memiliki banyak kandungan yang sangat berguna untuk kesehatan kita. Buah pepaya juga sangat populer dan harganyapun relatif murah.

Buah Pepaya Kaya akan Antioksidan
Buah Pepaya merupakan salah satu buah yang memiliki banyak kandungan antioksidan. Didalmya juga terkandung vitamin A, vitamin C, flavonoid, folat, serta asam panthotenic, kumudian zat mineral, zat magnesium, vitamin E, zat kalium, kaya akan serat dan juga mengandung vitamin B. Antioksidan yang ada pada buah pepaya bisa untuk memerangi radikal bebas yang terdapat dalam tubuh manusia sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan dari sistem kardiovaskular dan dapat memberikan perlindungan terhadap kanker usus besar.

Buah Pepaya Berkhasiat Mencegah Penyakit Jantung
Antioksidan yang terdapat pada pepaya sangat baik untuk tubuh manusia, buah pepaya membantu dapat mencegah oksidasi kolesterol yang terdapat dalam hati. Seperti yang sudah banyak diketahui bahwa kolesterol yang tinggi yang terdapat pada tubuh dapat mengakibatkan serangan penyakit jantung dan penyakit stroke. Mengkonsumsi buah pepaya dapat mencegah penyakit tersebut.

Manfaat Buah Pepaya Untuk Memperkuat Sistem Kekebalan
Kandungan vitamin A dan vitamin B yang terdapat pada buah pepaya sangat diperlukan tubuh untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Secara teratur mengkonsumsi Buah pepaya di percaya dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan dapat mencegah terjadinya beberapa penyakit.

Buah Pepaya Untuk Mengurangi Peradangan
Buah Pepaya juga mengandung zat enzim papain serta enzim chymopapain yang berfungsi untuk mengurangi peradangan sehingga dapat membantu tubuh dalam penyembuhan luka seperti bakar atau luka lainnya. Bahkan untuk beberapa penyakit tertentu menjadi lebih buruk pada saat tubuh meradang. Sangat disarankan untuk mengkonsumsi pepaya .

Pepata Untuk Melancarkan BAB
Jika Anda sering mengalami kesulitan dalam buang air besar (BAB) Sangat dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi buah pepaya, kandungan serat yang ada pada buah pepaya berfungsi untuk memperlancar BAB.

Pendapat Ahli Inggrid Suryani:
Coba simak kandungan yang terdapat dalam sebuah pepaya matang. Betacryptoxanthin (761 mikrogram/100 g), betakaroten (276 mikrogram/100 g), serta lutein dan zeaxanthin (75 mikrogram/100 g). Sebagaimana kita ketahui bahwa betakaroten merupakan provitamin A sekaligus antioksidan yang sangat ampuh dalam menangkal serangan radikal bebas yang terjadi. Vitamin A yang ada pada 100 g buah pepaya matang mengandung berkisar antara 1.094-18.250 SI, bervariasi sesuai dari tiap varietasnya. Sementara betacryptoxanthin, zeaxanthin dan lutein lebih berperan sebagai antioksidan dalam mencegah munculnya kanker dan berbagai penyakit degeneratif lainnya.

Selain itu vitamin A, vitamain lain yang juga terdapat di dalamnya adalah vitamin C (62-78 mg/100 g) dan folat (38 mikrogram/100 g). Kadar serat per 100 gram buah masak 1,8 gram. Nah, serat pepaya ini sangat cocok dalam mengatasi sulit buang air besar (BAB) serta mencegah terjadinya sembelit. Dan Anda perlu tahu, satu potong pepaya sebesar tiga ruas jari orang dewasa saja atau 140 gram sudah cukup untuk memenuhi sumbangan vitamin C sebanyak 150 persen dari angka kecukupan gizi yang dianjurkan per hari (AKG), serta memenuhi kandungan serat sebanyak 10 persen dari AKG.

Dari segi kandungan mineral, buah pepaya matang memiliki kandungan potasium (257 mg/100 g) dan sangat sedikit sodium (3 mg/100 g). Dan karena rasio potasium terhadap sodium buah pepaya yang sangat tinggi inilah yang menyebabkan pepaya sangat ampuh dalam mencegah terjadinya hipertensi.

Selain potasium, mineral lain yang terkandung di dalamnya adalah zat besi, kalsium, fosfor, zinc, magnesium dan selenium. Keunggulan lain yang membedakan buah pepaya dari buah-buahan yang lainnya adalah rendahnya kandungan lemak, tanpa kolesterol sama sekali dan tentu saja rendah sodium.

Batang, Daun, Biji, dan Akar, Semuanya Bermanfaat
Selain buahnya, bagian lain dari tanaman pepaya juga ada manfaatnya. Mulai dari akarnya misalnya, dapat menyembuhkan penyakit kencing batu dan penyakit saluran kencing. Sedangkan biji pepaya dapat dipakai sebagai obat pembasmi cacing kremi pada anak-anak.

Bagi Anda yang suka masak, hal ini perlu Anda ketahui bahwa getah pepaya bisa digunakan untuk membuat daging yang hendak Anda masak menjadi empuk. Getah tersebut bisa dari getah yang ada di batang, daun, atau buah pepaya muda. Getah tersebut merupakan sumber enzim papain. Enzim ini adalah enzim proteolitik (pemecah protein) yang berfungsi sebagai pengempuk daging (meat tenderizer) yang dapat memecah serat-serat daging yang alot menjadi empuk.

Bagi industri, zat papain juga dipakai pada industri kosmetik, industri farmasi, industri tekstil dan kulit (sebagai penyamak), serta sebagai pembersih limbah.

Daun pepaya muda dapat diolah menjadi makanan lezat seperti buntil, urap, atau lalap rebus. Anda yang memakannya beruntung karena walaupun berasa pahit, daun pepaya muda ini mengandung alkaloid yang berkhasiat penurun tekanan darah, sebagai obat penyakit malaria, penurun demam dan pembunuh amuba. (cj, Berbagai sumber)
http://www.kicaumania.org/forums/content.php?103-Manfaat-Buah-Bagi-Burung-Kesayangan-Anda
Kamis, 13 Oktober 2011 0 komentar

Trend Suara Burung Master terkini




Pada prinsipnya proses pemasteran itu adalah sama dengan proses doktrin. Sering didengar dan cocok dengan tipe suaranya, maka akan direkam dan ditirukan. Sangat sederhana prinsipnya. Kembali ke filosofi dari burung berkicau, nilai utama dari burung berkicau adalah kualitas dari irama lagu yang dilantunkannya. Begitu juga dengan faktor penilaian utama pada kontes burung berkicau, irama lagu memiliki faktor penentu utama untuk mengumpulkan point menuju kemenangan.

Dalam hal memaster burung berkicau, sebaiknya kita wajib memperhatikan dengan seksama karakter bawaan dari masing-masing individu burung yang kita miliki tersebut. Hindari pemaksaan lagu, karena akan berakibat fatal. Sebagai contoh: Anis Merah berkarakter suara rock and roll di master dengan burung master yang bertipe suara jazzy, hasil yang kita dapatkan adalah Anis Merah tersebut akan melagukan irama lagu patah-patah yang sangat sumbang kedengarannya. Disinilah mengapa faktor identifikasi atau mengenali karakter burung merupakan hal yang sangat penting.

Trend suara isian atau suara master pada setiap daerah selalu berbeda, karena yang jadi permasalahan adalah bukannya trend itu sendiri, tetapi keluwesan burung melantunkan irama lagu tersebut sehingga bisa mendominasi lawan-lawannya di arena lomba. Maka di dalam kontes burung berkicau sebenarnya tidak ada mengenal istilah trend suara master.

Tetapi ada beberapa hal penting yang harus kita perhatikan dalam hal pemilihan suara-suara master. Irama lagu berinterval lebar, tonjolan-tonjolan yang memekakkan dan crecetan dahsyat belumlah cukup untuk saat ini. Pilihlah juga suara burung-burung master yang bukan hanya dapat mencuri perhatian juri dan penonton, tetapi hendaknya bisa menjatuhkan mental lawan-lawannya sewaktu mendengarnya, sehingga burung-burung lain akan jatuh mentalnya dan tidak akan berkerja secara optimal.


Suara-suara burung master yang lagi trend saat ini antara lain :



 - Cililin

- Cucak Jenggo

t - Gereja tarung

- Walet

 - Pelatuk
 - Tengkek


- Parkit

- Love Bird





- Jangkrik



Pilihlah tipe suara burung master yang memiliki tonjolan, irama lagu dengan interval yang dalam dan panjang, lagu tidak monoton dan sesuaikan dengan karakter dasar suara burung yang kita miliki.

Senin, 10 Oktober 2011 1 komentar

usaha sampingan

usaha sampingan yang mengutungkan  

Di kalangan kicau mania love bird boleh dikatakan sebagai burung  yang unik . suara terencetan dan kekekany yang pajang layak di jadikan sebagai burung masteran.sementara warna bulu y yang cukup menyolok mampu memikat beberapa pemula untuk memeliharany . apalagi  perawatan burung ini tidak terlalu sulit ,cukup diberi pakan miler putih dan sesekali di selangi dangan jagung dan kangkung. Jadi,wajar jika love bird hingga saat ini masih menjadi primadona di kalangan penangkar karena harganya yang ma
usaha sampingan yang mengutungkan  

Di kalangan kicau mania love bird boleh dikatakan sebagai burung  yang unik . suara terencetan dan kekekany yang pajang layak di jadikan sebagai burung masteran.sementara warna bulu y yang cukup menyolok mampu memikat beberapa pemula untuk memeliharany . apalagi  perawatan burung ini tidak terlalu sulit ,cukup diberi pakan miler putih dan sesekali di selangi dangan jagung dan kangkung. Jadi,wajar jika love bird hingga saat ini masih menjadi primadona di kalangan penangkar karena harganya yang masih cukup menggiurkan.
Mengembangbiakan love karena faktor kemudahan dalam  pemeliharaan di badingkan burung kicau yang lain ,menangkar love bird menurut saya lebih mudah .
Berawat dengan ketertarikan saya warna burung love bird burung yang indah ini membuat saya  memutuskan untuk memilihara seekor untuk sebuah masteran murai cendet dan cucak ijo saya .saat itu burung love bird saya birahi saya punya love bird yang betina .
Saya terpikir untuk menggabungkan love bird yang saya beli lagi teryata love bird tersebut adalah jantandan teryata love bird tersebut jodoh . saya membeli lagi 5 ekor love lagi dan saya satukan di kadang koloni saya tidak tahu apakah love bird itu jantan atau betina .sebab sangat sulit membedakan y lewat teori dan menatakan ke pada teman saya pun jawaban y beda 2 .kalau saya masukan semua khan bisa mencari jodoh sendiri 2 .4 buah burung  yang saya lepas teyata jodoh dan 1 burung ga ada jodoh ...
Berawal dari penjodohan tersebut saya pun mempunyai teknik sendiri dalam penjodohan love bird .yaitu memasukan dalam kadang koloni .”karena membedakan love bird jantan dan betina tidak semudah teori.dari pada binggung 2 mendingan jadikan satu ,biar mencari jodoh sendiri ,”menurut saya love bird yang sudah sejodoh biasany setiap bergerak selalu berdua dan saling mematuk-matukkan paruh di badan pasanganny .selain itu ,saat malam biasany mereka tidur berdua dalam sarangny. Tapi yang positip dari penjodohan ini mereka saling loloh lolohan.”
Pakan biasa di berikan pada love bird tangkaran saya adalah miler putih ,jagung dan kangkung .”enaky memilihara love bird adalah pakan sangat mudah di dapat kan di pasaran .miler bisa di gunakan berhari –hari ,sementara jagung dan kangkung di berikan seminggu 3 kali .tapi kalau ada piyikany ,tiga menu makanan selalu ada saya berikan .dan tidak ketinggalan saya beri tambahan voer pedagin pakan ayam ,”pakan voer pedaging ini berfunsi sebagai tambahan nutrisi piyik yang baru lahir,”kalau di beri voer pedaging ,piyik lebih cepat besar .kalau manusia bahasany bonsor .
Pemanenan piyik  biasay berumur 2 bulan .pada usia tersebut anakan keluar sendiri dan bisa makan sendiri .tapi jangan mencoba melolohkan sendiri burung ini tidak sama seperti burung yang lain .burung ini mudah jinak .eh malahan tambah ribet dan harus telaten memberi makan .amun tidak telaten bisa 2 piyik tersebut bisa mati.biar indukan y yang mengasuh hingga udah makan sendiri .walau cukup lama untuk memproduksi lagi anakan karena indukan meloloh y ..
Kadang koloni saya berukuran 1m*1,5m dangan tinggi 2m yang di dalam y di beri sarang kotak yang di beri lobang di tengah y .ke mudian di beri pakan.cukup.selama burung tersebut jantan dan betina biasa y bisa bertelur .jika anda gagal tanyakan penagkarar yang lebih berpengalaman .apakah jantan atau betina burung tersebut .dan itu lah mendorong saya untuk menangkarkan burung yang udah menang lomba agar nanti anakan bisa berkualitas .mester burung yang bagus untuk love bird kenari ,sugar blac 
sih cukup menggiurkan.
Mengembangbiakan love karena faktor kemudahan dalam  pemeliharaan di badingkan burung kicau yang lain ,menangkar love bird menurut saya lebih mudah .
Berawat dengan ketertarikan saya warna burung love bird burung yang indah ini membuat saya  memutuskan untuk memilihara seekor untuk sebuah masteran murai cendet dan cucak ijo saya .saat itu burung love bird saya birahi saya punya love bird yang betina .
Saya terpikir untuk menggabungkan love bird yang saya beli lagi teryata love bird tersebut adalah jantandan teryata love bird tersebut jodoh . saya membeli lagi 5 ekor love lagi dan saya satukan di kadang koloni saya tidak tahu apakah love bird itu jantan atau betina .sebab sangat sulit membedakan y lewat teori dan menatakan ke pada teman saya pun jawaban y beda 2 .kalau saya masukan semua khan bisa mencari jodoh sendiri 2 .4 buah burung  yang saya lepas teyata jodoh dan 1 burung ga ada jodoh ...
Berawal dari penjodohan tersebut saya pun mempunyai teknik sendiri dalam penjodohan love bird .yaitu memasukan dalam kadang koloni .”karena membedakan love bird jantan dan betina tidak semudah teori.dari pada binggung 2 mendingan jadikan satu ,biar mencari jodoh sendiri ,”menurut saya love bird yang sudah sejodoh biasany setiap bergerak selalu berdua dan saling mematuk-matukkan paruh di badan pasanganny .selain itu ,saat malam biasany mereka tidur berdua dalam sarangny. Tapi yang positip dari penjodohan ini mereka saling loloh lolohan.”
Pakan biasa di berikan pada love bird tangkaran saya adalah miler putih ,jagung dan kangkung .”enaky memilihara love bird adalah pakan sangat mudah di dapat kan di pasaran .miler bisa di gunakan berhari –hari ,sementara jagung dan kangkung di berikan seminggu 3 kali .tapi kalau ada piyikany ,tiga menu makanan selalu ada saya berikan .dan tidak ketinggalan saya beri tambahan voer pedagin pakan ayam ,”pakan voer pedaging ini berfunsi sebagai tambahan nutrisi piyik yang baru lahir,”kalau di beri voer pedaging ,piyik lebih cepat besar .kalau manusia bahasany bonsor .
Pemanenan piyik  biasay berumur 2 bulan .pada usia tersebut anakan keluar sendiri dan bisa makan sendiri .tapi jangan mencoba melolohkan sendiri burung ini tidak sama seperti burung yang lain .burung ini mudah jinak .eh malahan tambah ribet dan harus telaten memberi makan .amun tidak telaten bisa 2 piyik tersebut bisa mati.biar indukan y yang mengasuh hingga udah makan sendiri .walau cukup lama untuk memproduksi lagi anakan karena indukan meloloh y ..
Kadang koloni saya berukuran 1m*1,5m dangan tinggi 2m yang di dalam y di beri sarang kotak yang di beri lobang di tengah y .ke mudian di beri pakan.cukup.selama burung tersebut jantan dan betina biasa y bisa bertelur .jika anda gagal tanyakan penagkarar yang lebih berpengalaman .apakah jantan atau betina burung tersebut .dan itu lah mendorong saya untuk menangkarkan burung yang udah menang lomba agar nanti anakan bisa berkualitas .mester burung yang bagus untuk love bird kenari ,sugar blac 
Sabtu, 08 Oktober 2011 0 komentar

Menyiasati volume suara burung “lemot” agar menonjol di lapangan


burung murai batuBeberapa waktu lalu saya diajak teman melatih burung murai batu di latihan bersama yang digelar secara rutin di lapangan KNPI Sragen. Volume suara burung murai yang dibawa Om Anto Colomadu tersebut pada dasarnya biasa-biasa saja, bahkan bisa dikategorikan “lemot” alias lemah. Namun dalam latberan tersebut, burung tersebut mendapat koncer A penuh. Di arena lomba Sabtu-an yang digelar IKPBS di Balekambang, burung itu pun pernah koncer A (juara 1) dan koncer C (juara 3). Mengapa burung bersuara lemot bisa juga mendapat gelar jawara? Apa rahasianya?
Meski bervolume lemot, ternyata burung itu memiliki senjata andalan suara “kre… kekekekeke… krek… kreeeeeek….” yang panjang-panjang dan sering kali disuarakan ketika bertempur dengan lawan. Suara itu hampir mirip suara sresetan panjang cucak jenggot tetapi lebih menyengat dan tajam.
Suara itu jarang sekali keluar ketika burung tersebut sendirian atau hanya diadu dengan beberapa burung. Suara tonjolan hanya keluar ketika ditarungkan dengan burung dalam jumlah relatif banyak.
Saya pun pernah melihat burung murai batu yang sebenarnya volume suaranya biasa-biasa saja tetapi bisa menonjol di lapangan beberapa tahun yang lalu. Kalau saya tidak salah ingat, nama murai batu tersebut adalah “Borobudur” milik New Armada Team. Senjata andalannya adalah suara cricitan lovebird yang melulu ” cit…cit…cit” bukan suara “kekekan” sebagaimana selama ini banyak dimasterkan penghobi untuk burung-burung kicauan.
Perlu kesabaran
Dari kasus burung murai batu milik Om Anto tersebut, ada satu pelajaran yang bisa dipetik, khususnya dalam menyiasati lomba burung dengan pola penilaian saat ini. Isilah atau masterlah burung Anda dengan senjata andalan berupa jeritan-jeritan panjang.
Masalahnya adalah seberapa besar kesabaran Anda untuk bisa melatih burung bisa bersuara seperti itu. Pasalnya, pemasteran bukanlah pekerjaan mudah. Harus dilakukan dalam rentang waktu yang panjang dan hasilnya mungkin baru bisa dituai berbulan-bulan setelah itu.
Banyak penghobi yang baru memaster burung selama sebulan dua bulan, tetapi langsung ingin melihat hasilnya. “Sudah saya master selama sebulan loh, tetapi kok belum terdengar juga hasil masterannya ya?” begitu pertanyaan yang sering disampaikan kepada saya.
Perlu diingat, tidak ada hal yang instan dalam berhobi burung. Demikian pula dalam memaster burung. Perlu waktu berbulan-bulan, bahkan tahun.
“PR” berikutnya adalah bagaimana merawat burung agar bisa tampil prima dan mampu mengeluarkan tonjolan selama dilombakan. Apakah staminanya terjaga? Apakah sudah kecukupan ekstra food-nya? Apakah sudah bebas gangguan parasit yang sering membuat burung hanya terlihat gelisah di lapangan? Untuk hal ini, silakan lebih lanjut referensinya di artikel Burung Jawara.
Demikian teman-teman, sedikit cerita tentang burung lemot tetapi juara. Semoga bermanfaat. Salam jawara, salam dari Om Kicau.
0 komentar

Menangkar burung pleci, perlu banyak kalsium dan protein



Burung kacamata atau pleci atau zosteropsKetika saya diajak Om Irvan Sadewa Jogja untuk meramaikan dunia plecimania, saya maju-mundur ragu-ragu, khawatir hal itu mendorong perburuan yang tidak terkontrol atas burung pleci atau burung kacamata (Zosterops). Namun karena ternyata burung pleci bisa ditangkar, maka untuk kali pertama saya menulis di blog ini tentang burung pleci, ya cerita tentang usaha penangkaran burung inilah yang saya angkat.
Seorang teman di Sukoharjo bilang, dia merasa kesulitan menangkarkan burung pleci karena kebanyakan punya perilaku buruk. Suka mengobrak-abrik sarang, sulit jodoh dan mudah atau rentan sekali mati.
Saya pun penasaran untuk mencarikan jawab. Ketika saya browsing masalah penangkaran burung pleci, maka saya menemukan ada member Malaysia Bird Forum yang sudah berhasil — meski terbatas — dalam menangkarkan burung pleci yang di sana dikenal dengan sebutan mata puteh.
Ternyata member yang menggunakan username Softbillsaviary itu sudah melakukannya pada 5 tahun yang lalu. Untuk sukses menangkar burung pleci, dia memerlukan waktu satu tahun melalui trial and error.
Kendala yang sering dihadapinya adalah hampir sama dengan kendala yang dialami Mas Harto, teman Sukoharjo itu. Burung pleci suka merusak sarang setelah diintip atau merasa sedikit saja terganggu.
Perilaku tersebut menurut dugaan Softbillsaviary, berkaitan dengan masalah asupan pakan. Dikatakannya, untuk penangkaran burung pleci, perlu disediakan protein dan kalsium dalam jumlah cukup. Ketika kedua jenis asupan itu diberikannya, maka perilaku burung pleci menjadi lebih baik dan akhirnya semua kendala bisa dilalui dengan baik.
Menurut saya, bisa jadi apa yang dikatakan Softbillsaviary benar, hanya saja hubungannya menurut saya tidak langsung seperti itu. Sebab, semua burung yang kekurangan protein dan kalsium akan bermasalah dengan perilakunya.
Soal burung yang merusak sarang karena diintip-intip misalnya, menurut saya hal itu karena burung belum terbiasa saja. Banyak penangkar burung lovebird misalnya, yang pada awalnya mengeluhkan burung suka tidak mau meneruskan pengeraman jika terganggu. Namun menurut pengalaman saya dalam menangkar burung lovebird, kalau burung terbiasa dipegang-pegang sejak dia dijodohkan, maka dia tidak akan ada masalah dengan gangguan manusia yang mendekat ke kandangnya atau bahkan mengusik dan memegang-megang telur di sarang (lihat artikel ini: Q-A Penangkaran LB (1), Sangkar dan Gangguan).
Poin yang menarik dari apa yang ditulis Softbillsaviary adalah dia berhasil menangkar burung pleci.
Kalau dia bisa mengapa kita tidak? Jadilah Anda orang pertama yang berhasil menangkarkan burung pleci.
Jenis-jenis kacamata dan opior
Oke sebelum menutup artikel singkat ini, perlu kiranya sobat ketahui jenis-jenis burung pleci atau kacamata dan opior dan juga gambarnya. (LEBIH LENGKAPNYA BISA JUGA DILIHAT DI ARTIKEL INI)
1. Zosterops palpebrosus
(a) Ras Z. p. melanura (bagian terbesar jawa): perut kuning seluruhnya.
(b) Ras Z. p. buxtoni dan auriventer (jawa ujung barat, Kalimantan, Sumatera): pita kuning sempit pada perut tengah bawah.
2. Kacamata Enggano Zosterops salvadorii: Seperti Kacamata biasa (b), tetapi perut berwarna putih krem.
3. Kacamata topi-hitam Zosterops atricapilla: Kening dan mahkota kehitaman.
4. Kacamata belukar Zosterops everetti: Seperti Kacamata biasa (b), tetapi pita pada dada bawah tengah kuning lebih lebar; mahkota depan kekuningan.
5. Kacamata gunung Zosterops montanus: Iris pucat; tidak ada warna kuning pada perut; sisi tubuh kecoklatan.
6. Kacamata jawa Zosterops flavus: Lebih kecil dan lebih kuning dari Kacamata laut; tidak ada hitam pada kekangnya.
7. Kacamata laut Zosterops chloris: Berukuran lebih besar dan pucat daripada Kacamata jawa; bintik di sekitar kekang hitam.
8. Opior Jawa Lophozosterops javanicus: Tenggorokan abu-abu, lingkar mata tidak lengkap, kekang kuning. Opiro jawa ada dua, yakni (a) L. j. javanica (jawa tengah). (b) L. j. firontalis (jawa barat).
9. Opior Kalimantan Oculocincta squamifrons: Berukuran sangat kecil; lingkar mata putih sempit; mahkota depan berbintik-bintik.
10. Opior mata-hitam Chlorocharis emiliae: Berukuran besar; paruh panjang kemerahan; lingkar mata dan kekang hitam.
Jenis-jenis burung kacamata atau pleci dan opior di Indonesia
Jenis-jenis burung kacamata atau pleci dan opior di Indonesia
Salam plecimania, salam dari Om Kicau.
Sumber gambar dan jenis-jenis burung kacamata dan opior: Burung-burung di Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan, John MacKinnon dkk.
Burung kacamata atau pleci atau zosterops
0 komentar

Perawatan Umum Burung Berkicau

Untuk membuat burung peliharaan rajin berkicau, sehat, dan bulu-bulunya mengkilat, maka dapat dilakukan hal-hal sebagai berikut:

Pakan burung
Burung tangkaran banyak yang berasal dari alam, ataupun yang berasal dari anakan peternak. Bagi burung yang merupakan tangkapan dari alam, biasanya mereka agak liar, sehingga pola makan mereka lebih cenderung ke extra fooding (makanan-makanan hidup), bagi burung yang telah jinak biasanya mereka mau memakan poer/voer. Poer/Voer banyak yang dijual di pasaran, yang populer di Indonesia biasanya adalah merk Phoenix, Fancy, and Gold Coin. Selain itu, terdapat banyak pula merk-merk yang lain.


Pagi hari
Kandang burung dikeluarkan ke teras rumah (diangin-anginkan). Akan lebih bagus jika digantung menghadap ke matahari terbit sambil membersihkan kandang dari fesenya kemudian berikan 2-3 ekor jangkrik yang sudah dibersihkan kakinya dan sayapnya ditambah kroto telur semut yang bersih sekitar 1 sendok teh. Kemudian mandikan Burung pada pukul 07.30.

Burung dapat disemprot mengunakan sprayer halus untuk membuat bulunya mengkilat. Sprayer tersebut dapat dicampur dengan air rebusan daun sirih atau shampo burung (biasa disebut Avi Shampoo) yang dijual umum di kios. Atau masukan wadah kecil yang di isi air bersih (dijual di kios juga). Apabila burungnya sudah terlatih, burung dapat dimasukan kekandang mandinya atau biasa disebut keramba mandi.

Setelah dibersihkan kandangnya dan dimandikan, kandang dan burungnya dapat dijemur dibawah matahari dari pukul 09.30 sampai dengan pukul 10.00. Kemudian angkat kandang burung dan gantung pada tempat yang teduh serta jauh dari aktivitas manusia agar burung tersebut bernyanyi/berkicau.

Sore Hari (sekitar pukul 16.00)
Lakukan sama seperti perawatan pagi hari. Burung diberikan makanan tambahan, dimandikan kemudian dijemur kembali sampai bulu-bulunya kering.

Malam hari
Masukan kandang burung ke tempat yang tenang atau jika digantung di luar rumah (teras), kandang harus dikerudung dengan kain agar burung tidak digigit nyamuk.
0 komentar

Cara Me-master Burung Berkicau


Hobi memelihara dan merawat burung berkicau, telah sangat lama digemari oleh masyarakat kita. Banyak alasan mengapa burung berkicau menjadi peliharaan yang paling banyak diminati. Beberapa alasannya antara lain: sekedar untuk didengarkan kicauannya setelah seharian disibukkan oleh aktifitas pekerjaan, untuk klangenan, usaha breeding (ternak) dan lain sebagainya. Bahkan saat ini sangat banyak yang memelihara dan merawat burung-burung berkicau khusus untuk kontes suara burung atau lomba burung berkicau.

Kembali ke filosofi dari burung berkicau itu sendiri, salah satu daya tarik utama dari burung berkicau adalah kemampuan berkicau dan suara kicauannya. Disamping keindahan postur tubuh, gaya yang unik dan keindahan warna bulu.

"Memiliki burung berkicau berkualitas dan berprestasi yang dapat melantunkan irama-irama lagu yang menawan dan memiliki banyak variasi isian suara, adalah dambaan setiap Kicaumania."

Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan agar burung berkicau kesayangan kita dapat berkicau dengan baik dan memiliki banyak variasi isian suara. Salah satunya yaitu dengan proses Mastering atau pemasteran burung berkicau.

Cara me-master burung berkicau antara lain:

1. Memelihara beberapa burung master.
Diharapkan kicauan dari burung-burung master tersebut dapat direkam dan ditiru oleh burung kesayangan kita. Cara ini masih banyak dilakukan oleh para kicaumania dengan alasan tertentu. Tetapi berapa besar biaya yang akan kita keluarkan untuk membeli beberapa burung-burung master yang sudah gacor? Belum lagi waktu dan biaya yang harus kita keluarkan untuk mengurus dan merawat burung-burung master diatas, disamping itu kita juga harus menyediakan tempat untuk burung-burung master tersebut.

2. Menggunakan media dan perangkat elektronik.
Cara ini hampir sama metodenya dengan cara yang pertama. Tetapi, kita tidak perlu memelihara puluhan bahkan belasan burung master, karena suara burung-burung master tersebut telah direkam ke dalam media tertentu. Sehingga kita dapat menentukan kapan dan berapa lama suara burung-burung master tersebut di perdengarkan kepada burung kesayangan kita.

Cara ini jauh lebih efektif, efesien dan sangat ekonomis. Coba anda bandingkan seandainya membeli dan memelihara 5 ekor saja burung master yang sudah gacor? Mungkin harganya bisa jutaan rupiah..! Disamping itu, dengan cara kedua ini, secara tidak langsung kita juga telah mendukung program Konservasi Pelestarian Alam untuk pelestarian burung-burung yang ada di alam.

Banyak anggapan dari beberapa orang, yang berpendapat bahwa me-master burung lebih baik menggunakan burung master aslinya atau burung-burung master yang sudah gacor. Ini mungkin ada benarnya. Karena selama ini mereka menemukan suara-suara master burung (dalam bentuk CD, dalam bentuk Kaset atau bentuk lain) yang banyak beredar dipasaran ternyata tidak sesuai dengan standar dengar untuk burung berkicau. Baik dari segi kualitas suara, speed maupun frekuensi suaranya. Bayangkan apabila anda me-master burung kesayangan anda menggunakan suara rekaman yang tidak standar dari segi kualitas suara, speed dan frekuensinya. Secara logika, pasti burung-burung kesayangan anda akan merekam dan menirukannya juga. Alhasil yang kita dapatkan adalah suara tiruan yang mirip-mirip dengan burung master, bukanlah suara tiruan yang sama seperti suara burung master aslinya. Mungkin hal ini kurang disadari oleh banyak kicaumania.

Boleh percaya boleh tidak..!

Secara ilmiah; Dibalik kicauan merdu seekor burung, suara kicauan tersebut membawa sinyal frekuensi komunikasi tertentu sesuai dengan ambang batas respon pendengaran burung.

Kicauan seekor burung bukan sekedar apresiasi, tetapi merupakan suatu komunikasi tertentu. Sebaiknya gunakanlah rekaman suara burung master yang telah disesuaikan dengan standar dengar untuk burung, berkualitas baik, tidak mengalami deviasi suara dan alami (sama seperti suara burung aslinya) untuk me-master burung berkicau anda.

Bagaimana dengan anda? Apakah proses pe-masteran yang selama ini diterapkan sudah benar? Dan apakah sudah mendapatkan hasil sesuai dengan yang anda inginkan?
Kamis, 06 Oktober 2011 0 komentar

Penanganan Burung Mabung


Para penghobi burung, termasuk Anda tentunya, sering mengeluhkan masa mabung (molting) burung karena penuh kerepotan. Namun perlu ditegaskan lagi bahwa masa mabung burung memang sangat-sangat menuntut perhatian Anda.
Ketika Anda menghadapi masalah mabung, biasanya yang Anda cari adalah “obat perontok bulu”. Nah adakah obat seperti itu? Ada di pasaran. Bunyi iklannya antara lain “dijamin sukses merontokkan bulu seketika”.
Tetapi kalau saya diminta memilih, maka lebih baik saya tidak menggunakan “obat perontok”. Mengapa? Karena ketika burung mabung yang saya perlukan adalah “penumbuh bulu”. Kalau sekadar perontok bulu, maka yang saya perlukan hanyalah memegang burung, lantas brul… brul… brul… saya cabuti saja pasti cepat bersih… Nah?
Perlu diketahui bahwa yang diperlukan burung untuk mabung sebenarnya adalah “daya dorong” dari dalam dan bukan “daya cabut” dari luar tubuh. Karena pemahaman yang keliru seperti itu, kita akan segera bergegas mencari “obat perontok” dan mengabaikan perlunya “obat penumbuh” dalam menyelesaikan masalah mabung.
Akibatnya apa? Anda kurang bahkan tidak memperhatikan apa kandungan yang ditawarkan oleh obat “perontok bulu”. Isinya mengandung removal pun tetap Anda beli. Ya jangankan bulu burung, bahkan cat mobil pun akan segera mengelupas ketika disemprot removal. Memang, kandungan removal dalam “obat perontok bulu” kadarnya sedikit.
Kadar removal “yang sedikit” ini menimbulkan dilema. Jika kadarnya kurang, maka yang tercerabut hanyalah bulu-bulu kecil sementara bulu besar tetap membandel. Membandel karena removal tidak bisa masuk ke jaringan kulit-dalam di mana bulu besar menancap. Alih-alih bulu tercerabut, kulit burung yang mengelilingi pangkal bulu menjadi mati dan berkeriput yang selanjutnya “mengikat” pangkal bulu sehingga tidak bisa lepas-lepas sampai bulu luar “nyerit-nyerit” amburadul tidak karuan.
Bagaimana kalau disemprot berulang kali agar removal yang menempel ke bulu burung lebih banyak? Boleh saja, tetapi saya jamin lapisan kulit ari bakal “terbakar” dan mengeras serta menutup pori-pori kulit sehingga burung bakal kesulitan menumbuhkan bulu baru.
Lagi pula, sebanyak apapun Anda menyemprotkan perontok bulu pasti tidak bisa menembus semua lapisan kulit yang mengikat akar bulu. Hal ini akan menyebabkan ada bulu yang sulit sekali rontok karena memang sudah “terikat” oleh cengkeraman kulit ari yang mati dan mengeras.
Obat perontok “dari dalam”
Selain ada perontok bulu yang disemprotkan ada juga yang diminumkan alias berproses dari dalam tubuh. Kalau dalam tawaran iklannya adalah menjamin bulu burung segera rontok, maka biasanya kandungannya adalah protein kadar tinggi atau zat lain yang sifatnya membuat proses metabolisme di dalam tubuh burung berjalan “jungkir balik”, dan bisa juga zat yang bersifat hormonal.
Dalam kondisi tertentu, tanpa obat semacam itu pun bulu mudah sekali rontok. Katakanlah hanya dengan mengubah menu pakan secara ekstrim, bulu burung rontok bahkan termasuk bulu muda yang belum lama tumbuh. Inilah yang biasanya menyebabkan kita keheranan karena burung belum genap mabung, bulu mudanya sudah rontok lagi padahal bulu tua yang belum rontok tidak rontok-rontok juga.
Produksi hormon tertentu yang terpacu keras (untuk konteks awam, kita sebut saja semacam adrenalin), juga menyebabkan bulu burung mudah rontok apalagi bulu muda. Dalam hal inilah mengapa saya selalu menekankan agar burung yang baru selesai masa mabung harus menjalani masa rekondisi bulu sebelum ditarungkan. Jika bulu baru belum benar-benar kuat menancap, dia akan mudah lepas begitu burung terforsir tenaganya atau terpompa secara kencang produksi hormon “adrenalin”-nya.
Dalam konteks itulah ada dasar teorinya juga jika banyak penghobi burung yang menarungkan burung-burung yang seharusnya sudah memasuki masa mabung tetapi tidak juga mabung. Harapannya sudah pasti, burung segera brul… mabung.
Semua hal yang sifatnya “merontokkan bulu” baik dari dari luar (semacam removal) maupun dari dalam (makanan pengacak proses metabolisme dan pemompa produksi hormon) bukanlah pilihan yang tepat untuk membantu proses mabung burung kita.
Lantas, kalau saya lebih memilih obat “penumbuh bulu” daripada “perontok bulu” bagaimana ceritanya? Oke…
Protein penumbuh bulu
Sebelumnya, kita perlu berbicara dulu tentang bagaimana tumbuh kembang bulu semasa burung mabung.
Bulu rontok secara normal selama masa mabung sebenarnya dipengaruhi minimal oleh dua faktor utama. Pertama, nutrisi yang mendorong kesiapan fisik burung untuk menumbuhkan tunas bulu baru dan, kedua, terbukanya pori-pori di lapisan luar kulit burung.
Selama masa mabung, bulu lama akan segera diganti bulu baru, dan selama rontok itulah burung kehilangan 25% total berat badannya dan mutlak harus diberikan pengganti setidaknya seperempat dari jumlah total protein dalam tubuhnya.
Bulu dan selubung bulu burung terdiri dari lebih dari 90% keratin, yakni protein bulu yang diperlukan burung selama proses mabung. Protein bulu berbeda dari protein lain di dalam tubuh, semisal protein telur, dan membutuhkan proporsi yang berbeda atas asam amino-nya (blok bangunan protein-nya).
Burung mabung harus diberikan makanan mengandung asam amino. Dia kemudian akan menyerap dan menyimpannya sebagai keratin. Jika proses ini tidak mendapat dukungan asupan pakan yang benar, maka dipastikan akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Misalnya saja mabung tidak tuntas atau proses rontok bulu berhenti di tengah jalan.
Pada saat yang sama burung membutuhkan energi yang besar untuk memproduksi bulu baru. Permintaan energi yang besar untuk memproses protein yang dibutuhkan dalam pembentukan bulu menyebabkan burung harus lebih banyak diberi asupan makanan selama masa mabung. Untuk diketahui saja, energi yang diperlukan burung untuk menumbuhkan bulu baru adalah sekitar dua setengah kali energi yang diperlukan burung selama masa bertelur.
Faktor-faktor penentu masa mabung selama ini tidak sepenuhnya dipahami karena memang rumit. Hal itu melibatkan antara lain masalah kadar hormon, usia, musim dan cuaca dan kondisi lingkungan secara umum. Namun hal yang paling penting adalah perlunya tambahan pasokan kebutuhan gizi untuk burung selama mabung sehingga mereka bisa mengembangkan bulu sebaik-baiknya.
Tetapi sekali lagi, yang diperlukan burung bukanlah energi sembarang energi, tetapi lebih pada energi untuk memproduksi bulu. Dalam konteks inilah sangat perlu adanya pasokan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin (lihat lagi misalnya artikel A-Q Molting, mabung, ngurak, nyulam pada burung.
“Mandi sauna”
Kalau pada poin-poin di atas saya berbicara masalah asupan makanan yang diperlukan burung agar mudah tumbuh bulu, sekarang saya akan membahas masalah “bantuan” yang diperlukan selama masa mabung agar pori-pori kulit lebih terbuka.
Tips A-Q Molting, mabung, ngurak, nyulam pada burung yang menyebutkan perlunya burung di-full kerodong dan lain-lain, sebenarnya bertujuan memastikan pori-pori kulit burung terbuka. Untuk memberi bobot lebih pada “rekayasa proses mabung” sebagaimana saya tulis dalam artikel tersebut, di sini saya akan memberikan tambahan tips.


Tujuan kedua hal di atas adalah memberikan burung terapi “mandi sauna” sehingga ada jaminan bahwa pori-pori kulit burung selalau terbuka secara maksimal selama masa mabung. Dengan cara demikian, maka proses mabung akan menjadi lebih lancar dan suksesssss…
Sekarang, apakah Anda tetap memilih terapi “merontokkan bulu” daripada terapi “menumbuhkan bulu”?
 
;